Ini Alasan Mengapa Zebra Berkulit Belang

KANADA- Sebuah studi baru mengungkap mengapa zebra memiliki belang di tubuhnya. Belang itu bukankarena evolusi demi kamuflase yang menjadi perdebatan selama ini. Dilansir dari University Herald, Senin (25/01/2016), profesor di UC Davis wildlife biology, Tim Caro, menyatakan bahwa penelitiannya menunjukkan bukti bahwa belang zebra bukan untuk kepentingan kamuflase. "Justru, kami menolak hipotesis lama yang diajukan Charles Darwin dan Alfred Russell Wallace itu," tambahnya.

Berbagai hipotesis telah diajukan untuk menjelaskanmanfaat belang zebra, termasuk membingungkan predator, melindungi diri dari serangga pembawa penyakit, mengontrol suhu tubuh dan kohesi sosial. Untuk penelitian ini, para peneliti mengambil gambar digital dari lapangan di Tanzania dan menyimulasikan bagaimana predator utama zebra, yakni singa dan hyena, serta zebra sendiri, melihat garis-garis itu.

Mereka juga mengukur lebardan kontras, dan menarik kesimpulan berdasarkan pengetahuan dari kemampuan visual berbagai binatang bergaris-garis. "Kami melakukan serangkaian perhitungan di mana kami mampu memperkirakan jarak di mana singa dan hyena, serta zebra, dapat melihatgaris-garis zebra pada siang hari, senja, atau selama malam berbulan," terang peneliti utama Amanda Melin dari University of Calgary, Kanada.

Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa belang sulit dibedakan oleh mata karnivora besar dalam jarak melebihi 50 meter disiang hari atau 30 meter kala senja, dan hanya 9 meter pada malam tak berbulan. Di lapangan terbuka, singa bisa melihat garis zebra semudah pemangsa berukuran sama dengan pola shading cukup padat.

"Dan terakhir, zebra yang bergerak dianggap mempesona dan membingungkan predator penyerang karena menciptakan ilusi optik", kata Rubenstein. Penelitian ini masih memerlukan studi lanjutan.

Sumber : techno.okezone.com

Apakah Orang Islam Menyembah Ka’bah (Batu) ? Ini Penjelasan Dari Dr. Zakir Naik

Banyak dari mereka, musuh-musuh Islam yang mengatakan bahwa Tuhannya orang Islam adalah BATU, karena di waktu sholat pasti mereka menghadap ke arah Ka’bah, dan ka’bah itu sendiri hanyalah sebuah batu yang disusun.
Apakah anggapan ini benar?

Jika Islam memang menentang penyembahan berhala, lalu mengapa umat Islam menyembah dan sujud kepada Ka’bah ?

Dalam menjawab pertanyaan pertanyaan seperti diatas, mungkin sebagian kita akan bingung. Namun, Dr. Zakir Naik, seorang dai terkenal dari India yang dikenal cerdas dan ahli dalam ilmu perbandingan agama menjawabnya dengan lugas, cerdas, dan ilmiah.

Berikut adalah jawaban beliau yang diambil dari buku “Mereka Bertanya, Islam Menjawab: Kumpulan Pertanyaan Mengganjal tentang Islam yang Sering Diajukan Orang Awam dan Non-Muslim”

“Ka’bah adalah kiblat, yaitu arah kaum muslimin menghadap dalam shalat mereka. Perlu dicatat bahwa walaupun kaum muslimin menghadap Ka’bah dalam sholat, mereka tidak menyembah Ka’bah.
Kaum muslimin hanya menyembah dan bersujud kepada Allah. Ketika mereka melakukan thawaf di Ka’bah atau mencium Hajar Aswad, itu semua dilakukan sebagai bentuk ketaatan kepada Allah. Karena Allah-lah yang memerintahkannya untuk melakukan hal tersebut.

Disebutkan dalam Surat Al-Baqarah ayat 144:
قَدْ نَرَى تَقَلُّبَ وَجْهِكَ فِي السَّمَاء فَلَنُوَلِّيَنَّكَ قِبْلَةً تَرْضَاهَا فَوَلِّ وَجْهَكَ شَطْرَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ وَحَيْثُ مَا كُنْتُمْ فَوَلُّوْا وُجُوْهَكُمْ شَطْرَهُ

Sungguh Kami (sering) melihat mukamu menengadah ke langit, maka sungguh Kami akan memalingkankamu ke kiblat yang kamu sukai. Palingkanlah mukamu ke arah Masjidil Haram dan di mana saja kamu berada, palingkanlah mukamu ke arahnya….

Berikut adalah berbagai argumentasi yang bisa digunakan untuk menjelaskan dan menyanggah orang orang yang mengatakan bahwa islam menyembah berhala.

1. Islam Menghendaki Persatuan
Ketika kaum muslimin hendak menunaikan sholat, bisa jadi ada sebagian orang yang ingin menghadap ke utara, sedangkan yang lainnya ingin menghadapke selatan. Untuk menyatukan kaum muslimin dalam beribadah kepada Allah maka kaum muslimin di mana pun berada diperintahkan hanya menghadap ke satu arah, yaitu Ka’bah.

Kaum muslimin yang tinggal di sebelah barat Ka’bah, mereka salat menghadap timur. Begitu pula yang tinggal di sebelah timur Ka’bah, mereka menghadap barat. Dan inilah satu satunya agama yang memiliki Qiblat.

2. Ka’bah Terletak di Pusat Bumi
Kaum muslimin adalah umat pertama yang menggambar peta dunia. Mereka menggambar peta dengan selatan menunjuk ke atas dan utara ke bawah. Ka’bah berada di pusatnya. Kemudian, para kartografer Barat membuat peta terbalik dengan utara menghadap ke atas dan selatan ke bawah. Meski begitu, alhamdulillah, Ka’bah terletakdi tengah-tengah peta. SubhanAllah..! (Baca kembali : http://www.gulinkunik.blogspot.com/2016/01/ternyata-pembuat-peta-dunia-pertama.html)

3. Thowaf Keliling Ka’bah adalah Untuk Menunjukkan Keesaan Allah
Ketika kaum muslimin pergi ke MasjidilHaram di Mekah, mereka melakukan tawaf atau berkeliling Ka’bah. Perbuatan ini melambangkan keimanan dan peribadahan kepada satu Tuhan. Sama persis dengan lingkaran yang hanya punya satu pusat maka hanya Allah saja yang berhak disembah.

4. Hadits Umar bin Khathab
Mengenai batu hitam, hajar aswad, Sayyidina Umar bin Khattab berkata,

Aku tahu bahwa engkau hanyalah sebongkah batu yang tidak dapat mendatangkan mudarat maupun manfaat. Seandainya aku tidak melihat Rasulullah menciummu, niscaya aku tidak akan menciummu.”(HR. Bukhari)

Hadits ini menunjukan bahwa Ka’bah bukanlah sesembahan, dan perlu anda ketahui bahwa hajar aswad termasuk bagian dari ka’bah juga.

5. Di Jaman Dahulu Orang Berdiri Diatas Ka’bah Dan Mengumandangkan Azan
Pada zaman Nabi, para sahabat bahkan berdiri di atas Ka’bah dan mengumandangkan azan. Coba kita tanyakan kepada mereka yang menuduh kaum muslimin menyembah Ka’bah; penyembah berhala mana yang berani  berdiri di atas berhala sesembahannya? ” tentu saja tidak ada.

Hal ini menunjukkan bahwa Ka’bah bukanlah sesembahan umat Muslim. Dan sampai sekarang pada waktu pencucian Ka’bah pun cleaning servicenya juga berdiri menginjak Ka’bah.

Mulai sekarang jangan pernah berpikiran bahwa umat islam menyembah ka’bah..

Sumber : datanglagi.info/

Warna urine menandakan kecukupan air dalam tubuh

Meskipun para ahli sudah tidak lagi merekomendasikan kita minum 8 gelas air per hari, kita mesti harus memperhatikan jumlah asupan cairan untuk tubuh.

Kaum wanita terutama harus benar-benar memperhatikan kecukupan cairan dalam tubuh karena perempuan lebih rentan mengalami dehidrasi. Selain itu, bagi Anda yang suka berolahraga,asupan cairan harus diperhatikan agar tubuh tidak mengalami dehidrasi.

Berikut ini adalah penjelasan mengenai warna urine yang menunjukkan apakah kita kekurangan cairan tubuh atau tidak.

*.Transparan dan jernih
Warna transparan dan jernih pada urine menunjukkan bahwa Anda sudah banyak meminum air dan tidak mengalami dehidrasi.

*.Kuning pucat dan kuning
transparan Warna kuning pucat adalah warna yang normal untuk urine. Ini menunjukkan bahwa Anda sehat dan tidak dehidrasi. Kebanyakan orang memiliki warna urine kuning pucat atau kuning transparan. Kedua warna ini sama-sama menunjukkan keadaan tubuh yang normal.

*.Kuning tua
Ini berarti Anda tidak mengalami dehidrasi. Setidaknya belum. Jika Anda melihat warna urine kuning tua, sebaiknya Anda segera minum air putih setelahnya. Karena warna ini menunjukkan bahwa Anda hampir mengalami dehidrasi jika tak minum dalam waktu dekat.

*.Warna madu atau amber
Tubuh Anda tidak mendapatkan cukup cairan sehingga warna urine Anda lebih tua dan hampir seperti warna madu. Jika mengetahui warna ini dalam urine, sebaiknya segera minum secepatnya untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh.

*.Cokelat
Hati-hati jika Anda melihat warna urine cokelat ini. Warna ini bisa berarti Anda mengalami dehidrasi parah atau memiliki masalah dengan liver. Segera penuhi kebutuhan cairan tubuh dengan minum air. Namun jika warna urine Anda masih tetap cokelat sebaiknya segera temui dokter.

Sumber : beritagar.id